infopaytren.com

Obat Tradisional Untuk Haid

Setiap wanita sehat mengalami siklus haid (menstruasi) setiap bulan.Lama siklus haid tiap bulan berbeda-beda pada setiap wanita.Umumnya siklus berlangsung sekitar 28 hari dan ada juga yang hanya 21 hari atau sampai 40 hari.Hal tersebut masih diangggap nirmal.Terkadang, haid tidak datang pad waktu yang semestinya atau terlambat.Jika perbedaan lamanya siklus yang terjadi lebih dari 1minggu maka haid dikatakan tidak teratur.
Penyebabnya mungkin adanya gangguan horomonal atau faktor fsikis seperti stress dan defresi yang mempengaruhi kerja hormon.
Berikut adalah resep obat tradisionasl haid tidak teratur;

Resep 1 Obat Haid Tidak Teratur Tradisional
Bahan :
Batang brotowali........ 3/4 jari tangan
Ketumbar................... 11 biji
Cengkih...................... 11 biji

Cara meramu:
Rebus bahahn obat haid tidak teratur tradisional denghan  3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 1/2 gelas.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisioanal haid tidak teratur 3 x sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Haid Tidak Teratur Tradisional
Bahan :
Meniran+akar     : ....... 2 batang
Daun poko/min t : .......  5 lembar
Lengkuas            : ........ ½ jari tangan
Daun sendok      : ........ 3 lembar
Daun sembung    : ........ 3 lembar

Cara meramu:
Cuci semua bahan  kemudian potong kecil-kecil.Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas.Angkat dan saring.

Aturan Pakai :
Minum ramuan obat tradisional haid tidak teratur dengan dosis 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Bahan:
Kunyit          : ....... 1 biji sebesar telur ayam
Asam tua      : ....... 5 biji
Daun murbei : ....... 5 lembar

Cara Meramu:
Cuci semua bahan obat haid sedikit dan tidak lancar tradisional sampai bersih, kemudian iris tipis kunyit.Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas.Angkat dan saring.

Aturan Pakai :
Minum ramuan obat alami haid sedikit dan tidak lancar dengan dosis 3 kali sehari masing-masing  ½ gelas.
Anjuran :
Disamping itu dianjurakan bagi ibu-ibu atau wanita  yang sedang  mengalami haid , tetapi selalu merasakan kurang lancar (tersendat-sendat) maka dianjurkan untuk makan satu buah nanas yang sudah matang  2 kali sehari.jangan lupa nanas sebelum dimakan dioles sedikit garam.


Bahan :
Meniran + akar  : ................ 3 batang
Lengkuas           : ................ 1 ibu jari
Ketumbar          : ................ ½ sendok teh
Kunyit               : ................ 1 jari tangan

Cara meramu :
Cuci semua bahan.Memarkan lengkuas, selanjutnya iris tipis kunyit. Rebus  bahan obat tradisonal untuk waktu haid terasa sakit dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 ½ gelas.Angkat dan saring.

Aturan Pakai :
Minum ramuan obat alami waktu haid terasa sakit 3 kali sehari, masing-masing  ½ gelas.

Bahan :
Kapur sirih             : ......... 1 sendok teh
Air jeruk nipi          : ......... 1 sendok makan
Minyak kayu putih  : ......... 1 sendok teh
Air hangat              : ......... ¼ gelas

Cara meramu :
Campur semua bahan menjadi satu.

Aturan Pakai :
Peram/balurkan diatas perut dengan menggunakan ramuan obat alami diatas terutama saat sakit.

Bahan :
Benalu teh           : ........ 1 genggam
Temu putih          : ........ 1 biji sebesar telur ayam
Jadam arab         : ........ 1 butir sebesar kelereng  kecil
Daun Sambiloto  : ........ 11 lembar

Cara meramu :
Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa sekitar 3 gelas.Angkat dan saring.

Aturan pakai :
Minum obat alami haid lama berkepanjangan dengan dosis 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas selama 1 bulan.Istirahat 3 hari dan lanjutkan minum ramuan selama 1 minggu lagi.

Sedangkan resep obat tradisional untuk wanita yang lama tidak mendapatkan haid bisa menggunakan resep sebagai berikut :
Bahan :
Daun Dewa  : ...... 3-5 lembar
Temu putih   : ....... 1 jari tangan
 Kunyit        : ........ 1 jari tangan

Cara meramu :
Cuci semua bahan kemudian iris tipis temu putih dan kunyit.Rebus bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 ½ gelas.

Aturan pakai :
Minum ramuan obat alami untuk wanita yang lama tidak mendapatkan haid 3 kali seharti masing-masing ½ gelas.

Demikian postingan tentang obat tradisional untuk haid ini, semoga bermanfaat. 

Obat Tradisional Radang Amandel Kronis

Pada dasarnya amandel merupakan alat untuk melindungi peradangan jika ada bakteri atau kuman yang masuk kedalam tubuh. Disamping itu tonsil (amandel) juga merupakan alat untuk menetralisir makanan yang akan masuk kedalam lambung. Jika kerja amandel (tonsil) terlalu berat, akan terjadi peradangan, oleh karena itu amandel juga sering disebut radang tonsil atau tonsilitas.
Gejala amandel antara lain sering meriang, rasa sakit saat menelan, sering muntah jika makanan tergesa-gesa ditelan, serta tenggorokan merah meradang disekitar tonsil.

Penderita sebaiknya menghindari minuman es serta semua minuman dan buah yang sudah didinginkan.Hindari pula makan makanan gorengan atau makanan siap saji yang dikemas, selain itu dilarang makan mentimun, semangka dan melon.
Resep obat tradisional amandel kronis berikut menggunakan bahan benalu jeruk dan jadam arab. Fungsi benalu menumpas akar-akar amandel, sedangkan jadam arab sebagai pembersih darah dengan cara menetralisirracun atau zat yang tidak berguna.

Obat Tradisional  Radang Amandel
Bahan:
Benalu jeruk nipis.. 1/2 genggam (kering -+ 17 gr)
Kunyit.................... 2 jari tangan (kering -+l 11 gram)
Jadam arab sebesar kelereng kecil  1 buah ( -+ 1,5 gr)

Cara meramu:
Cuci kunyit dan iris tipis.Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas air.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan obat radang amandel alami dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, minum 3 kali sehari @ 1/4 gelas.
- Anak umur 7-12 tahun, minum 3 kali sehari @ 1/3 gelas
- Dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Jika tubuh sudah terbiasa dengan minum rebusan  obat herbal radang amandel diatas maka dosis bisa di tingkatkan jadi 2 kali lipat.

Resep obat radang amandel alami  ini efektif untuk radang amandel yang sudah kronis, sedangkan obat alami  radang amandel untuk yang ringan bisa menggunakan resep obat tradisional radan amandel klik disini .



Terima kasih untuk  TRUBUS 374/Jan2001


Obat Tradisional Tukak Lambung

Sudah lebih dari satu bulan tidak ada postingan baru dari blog ini.Penulis kesulitan untuk membagi waktu antara aktivitas sehari-hari yang menyita banyak waktu dengan dunia on line. Padahal masih banyak materi yang belum dipublikasikan.

Pada postingan kali ini penulis akan membagi pengalaman tentang obat tradisional tukak lambung, karena penyakit ini merupakan langganan yang kerap datang menyambangi penulis.He he he... kayak tamu saja datang menyambangi.Tapi itulah realitanya, kadang kita sudah tau menghindari penyakit tukak lambung ini namun lalai juga untuk menghindarinya.Penulis berharap pembaca lebih terjaga untuk terhindar dari faktor pemicu timbulnya penyakit ini.

Baiklah,  mari kita mulai saja tentang obat tradisional untuk mengobati  tukak lambungini.
Tukak lambung merupakan gangguan pencernaan berupa suatu luka terbuka atau lecet yang terjadi pada selaput lendir pelapis dalam lambung, selaput lendir kerongkongan bagian bawah, dan usus 12 jari.Dalam kasus yang parah, luka tersebut dapat berdarah.

Belum diketahui secara pasti penyebab penyakit tukak lambung ini, tapi ada beberapa faktor yang menjadi pemicu timbulnya serangan tukak lambung, seperti tekanan emosi yang berlebihan, sekresi asam lambung yang berlebihan dan kembalinya asam lambung keatas.

Dan penulis sendiri merasakan bahwa jika berada dalam tekanan kerja yang padat, keadaan emosianal yang tidak stabil, kurang istirahat dan pola makan yang tidak teratur menjadi sasaran empuk kambuhnya penyakit tukak lambung ini.

Adapun gejala dan tanda terkena tukak lambung adalah :
1. Nyeri yang tajam mengigit didaerah lambung dan ulu hati serta menjalar ke punggung .Biasanya ketika lambung kosong, setelah makan dan sekitar 2-3 jam setelah makan.Untuk mengurangi rasa sakit yang menjalar hingga ke punggung biasanya penulis minta diinjak pelan punggungnya .
2. Perut terasa perih, penuh dan kembung serta napsu makan menurun.
3. Pucat, berkeringat dingin, pusing, mual terkadang disertai muntah.

Untuk mempercepat kesembuhan selama serangan tukak lambung terjadi perlu melakukan hal sebagai berikut :
- Istirahat yang cukup sampai gejala mereda dan hindari stres
- Hindari makanan pedas, banyak rempah dan bumbu, makanan keras, gorengan, asam, minuman bersoda/beralkohol, teh atau kopi yang terlalu pekat.
- Makan makanan yang lunak sedikit demi sedikit dan sering, akan membantu kesembuhan.

Resep obat tradisional tukak lambung adalah sebagai berikut :
Bahan :
- Temulawak............... 3 jari tangan / kering 3 gr
- Lengkuas Putih......... 3 jari tangan / kering 2,5 gr
- Batang kayu rapat..... 1 sdt / 1 gr
- Adas........................ 3 sdt
- Sembung.................. sejumput / 1,5 gr
- Daun salam.............. 5 lembar

Cara Meramu:
Jika bahan obat alami tukak lambung  masih segar maka dicuci dulu lalu diiris tipis, kemudian direbus dengan 2 gelas air sasmpai tersisa sekitar 1 gelas.Angkat dan saring.

Aturan Pakai:
Minum obat herbal tukak lambung malam hari sekitar jam 19.00-21.00 menjelang tidur.Lakukan setiap hari secara teratur sampai sembuh. Dalam dua pekan pertama perut dan pencernaan  akan terasa nyaman.Hindari makan ketan.

Untuk tukak lambung yang kronis, lakukan minum obat tukak lambung tradisional selama 3- 6 bulan.Karena luka saluaran cerna tidak bisa menutup. Penulis sendiri pernah minum ramuan obat tukak lambung alami ini selama 6 bulan.

Obat tradisional maag kronis ini boleh dibilang merupakan "obat pusaka" keluarga.Penulis merupakan pengidap tukak lambung kronis dan  mengalami penyakit ini dari kecil usia belasan tahun.Awalnya hanya penyakit maag biasa, mungkin karena tidak ditangani dengan benar berkembang menjadi tukak lambung.

Menurut hemat penulis, yang teramat penting bagi bagi penderita tukak lambung adalah menjaga pola makan dan pola hidup yang sehat maka penyakit ini bisa dihindari.Disamping itu berpantang untuk tidak makan ketan dan produk oalahannya.Penulis merasakan, sedikit saja makan ketan maka tukak lambung akan langsung kumat.Manfaat lain selama minum ramuan obat tukak lambung tradisional ini, daya tahan tubuh meningkat dan  badan menjadi lebih sehat.

Demikian pengalaman penulis menggunakan resep obat tradisional tukak lambung ini, oh iya resep obat herbal tukak lambung ini juga bisa di gunakan untuk mengobati penyakit maag biasa atau maag kronis, semoga bermanfaat.




Obat Tradisional Gagal Ginjal

Ginjal merupakan organ tubuh yang vital.Jika organ ini kurang atau tidak berfungsi maka akan membahayakan jiwa.Sebab ginjal berfungsi menyaring kotoran dari darah dan air.Jika endapan kotoran menumpuk di dalam ginjal akibatnya ginjal tidak dapat lagi mengeluarkan air kemih.

Orang yang menyukai makanan berlemak, daging, minuman beralkohol cenderung mudah terkena penyakit gagal ginjal.Penyebab lain adalah virus, bakteri, atau cidera.Gagal ginjal mengakibatkan suplai darah ke organ ginjal menjadi berkurang. Gejala yang sering muncul adalah HB menurun drasrtis, muka pucat, bahkan jika sudah kronis muka agak kebiruan, kepala pusing, nadi sangat lemah, frekwensi kencing berkurang banyak.Jika sudah demikian, akan terjadi pembengkakan di tubuh.Semua itu dikarenakan cairan tidak dapat keluar secara lancar.

Penderita gagal ginjal sebaiknya menghindaari makanan yang berlemak, ikan, daging, minuman bersoda, serta kopi dan teh yang terlalu pekat.Sebaiknya penderita gagal ginjal minum air putih dan dianjurkan banyak makan buah kecuali buah nangka dan durian.Buah yang dianjurkan adalah semangka, terutama daging semangka yang berwarna putih (antara daging semangka merah dan kulit semangka), pemakaiannya yaitu dengan cara merebus daging semangka putih untuk diminum.

.Disamping itu minum obat herbal gagal ginjal sebagai berikut;

Resep obat tradisional gagal ginjal
Bahan:
Rambut jagung............ 1/2 genggam
Akar alang-alang......... 3 jengkal
Daun kumis kucing...... 11 lembar
Cara meramu:
Cuci semua bahan, kemudian rebus dengan 3 gelas air.Setelah mendidih dan tersisa setengahnya, angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat gagal ginjal tradisional 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing 1/2 gelas.Kalau sedang minum obat dari dokter harus ada jeda waktu sekitar 1 jam untuk menghindari over dosis.

Selain resep obat gagal ginjal tradisional diatas, ada juga resep yang lain yang saya dapat ketika mengikuti acara pengobatan herbal yang diasuh oleh H.Andi Muhamad dari Akar Pinang.Beliau mengobati pasien gagal ginjal dengan menggunakan resep obat alami gagal ginjal sebagai berikut:

Bahan:
Akar ketapeng............ 20 gr
Tebu ireng..................20 gr
Akar tebu ireng.......... 30 gr
Daun kapas................. 20 gr
Sarang burung walet... 40 gr
Cara meramu:
Setelah bahan bersih direbus dengan 5 gelas air hingga terisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat gagal ginjal tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
  
Perhatian: jangan merebus bahan obat tradisional dengan panci logam alumunium atau lainnya.Sebaiknya menggunakan kuali dari tanah atau panci kaca tahan panas (baca panduan umum dalam meracik dan menggunakan obat tradisional).

Demikian tulisan mengenai obat tradisional gagal ginjal ini.Jika ada resep yang lain, silahkan dibagi.Semoga bermanfaat.

Sumber: Ramuan Tradisional Ala Eyang Broto, Broto Sudibyo Bsc, Penebar Swadaya 2006


Obat Tradisional Pembengkakan Prostat

Kelenjar prostat termasuk dalam sistem reproduksi pria terletak dibawah kandung kemih dan di depan rectum.Pembengkakan kelenjar prostat biasanya menyerang pria usia diatas 50 tahun.Pembengkakan prostat dapat disembuhkan dengan operasi, memang cara ini merupakan jalan pintas untuk menyembuhkan pembengkakan kelenjar prostat.Namun bagi anda yang khawatir akan resiko operasi tentu akan memiliki banyak pertimbangan.

Obat tradisional prostat pada tulisan  ini mengunakan herbal alang-alang, kumis kucing, sambiloto,  meniran, adas manis. Resep lengkapnya bisa teruskan bacanya ya....:)
Adapun gejala umum radang prostat adalah ; kesulitan saat buang air kecil atau sakit saat buang air kecil.Disamping itu pria jangan menganggap remeh sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.Bisa jadi itu adalah gejala radang prostat. Segera periksa ke dokter untuk memastikan diagnosanya.

Berikut ini adalah obat tradisional  prostat. Pilih salah satu resep yang disesuaikan dengan ketersediaan bahannya.

Resep 1 Obat Tradisional Radang Prostat
Bahan:
Akar alang-alang......... 7 jengkal
Daun kumis kucing..... 1/2 genggam
Meniran...................... 2 batang
Daun samboloto......... 11 lembar
Adas manis................. 1/2 sendok teh
Kulit pulosari.............. 1/4 jari tangan
Cara Meramu:
Cuci semua bahan kemudiaan rebus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Lalu angkat, saring dan dinginkan ramuan
Aturan Pakai:
Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Tradisional Radang Prostat
Bahan:
Kulit batang pepaya gantung (pepaya lanang) ......3 jari tangan
Akar alang-alang merah............................ 7 jengkal
Daun pegagan................................. 1/2 genggam
Kunyit sebesar telur ayam.............. 1 butir
Cara Meramu:
Cuci semua bahan lalu iris tipis kunyit.Rebus dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring ramuan.
Aturan Pakai:
Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
Minum ramuan obat pembengkakan prostat tradisional selama 15 hari berturut-turut.Bila ada kemajuan, ulangi lagi sampai sembuh.

Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur.Selama menggunakan ramuan obat herbal prostat ini, pasien harus menghindari makanan berlemak tinggi, jeroan, pedas, ikan air tawar dan air laut (terutama ikan bersisik dan banyak duri), jika minum teh atau kopi jangan terlalu kental, usahakan banyak minum air putih.

Demikian tulisan obat  tradisional prostal ini, semoga bermanfaat.Terimakasih.

Sumber : TRUBUS 381/ Agst 2001, Rubrik Obat Tradisional 



Obat Tradisional Darah Tinggi

Pada postingan kali ini saya akan menulis tentang obat tradisional tekanan darah tinggi (hipertensi).
Gejala penyakit tekanan darah tinggi antara lain bagian tengkuk terasa tebal atau kaku, kepala bagian belakang terasa berat/sakit, kadang kala disertai rasa cemas, berdebar-debar dan ada rasa mau marah.

Penderita hipertensi sebaiknya memeriksakan tekanan darahnya secara rutin.Penderita harus mengurangi makanan yang banyak mengandung garam, menghindari daging kambing, buah durian, nangka, minuman beralkohol, kopi dan merokok. Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) juga harus banyak istirahat dan melepaskan ketegangan batin (emosinya).

Tanaman obat yang dikenal berkhasiat sebagai obat tradisional darah tinggi (hipertensi) adalah bawang putih, daun seledri, pegagan, labu siam dan mentimun.

Resep 1 Obat Tradisional Darah Tinggi (Hipertensi)
Bahan :
Bawang putih ..................1 siung
Seledri .............................7 tangkai
Cara meramu:
Kupas kulit bawang putih lalu tumbuk bersama dengan daun seledri sampai lembut.Masukan kedalam gelas dan seduh dengan air panas sebanyak 1/2 gelas.Setelah dingin saring ramuan.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional tekanan darah tinggi (hipertensi) 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.Jika tekanan darahnya sudah normal,hentikan minum ramuan ini.

Ramuan obat tradisional hipertensi ini tidak cocok bagi orang yang mengidap penyakit tukak lambung.Bawang putih akan memicu kambuhnya tukak lambung. 

Resep 2 Obat Darah Tinggi (Hipertensi) Tradisional
Bahan :
Daun kumis kucing.......... 11 lembar
Pegagan.......................... 1/4 genggam
Alang-alang..................... 2 jengkal
Meniran........................... 2 batang
Cara meramu :
Cuci semua bahan, potong kecil-kecil. Kemudian rebus dengan air 3 gelas hingga tersisa 1 1/2 gelas. Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Resep 3 Obat Tradisional Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Bahan :
Labu siam ukuran sedang 1 buah
Mentimun ukuran sedang 2 buah
Cara meramu:
Cuci bersih semua bahan, potong kecil kemudian dibuat jus.
Aturan pakai:
Ramuan jus diminum 3 kali sehari sampai tekanan darah menjadi normal.

Penderita Maag dan Asam Urat jangan mengkonsumsi jus labu siam
Pilih salah satu resep di atas dan lakukan secara teratur.
Demikian tulisan obat tradisional hipertensi ini semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Wasir (Ambeien)

Pada postingan kali ini saya akan menulis tentang obat tradisional wasir (ambeien).
Penyakit wasir terdapat pada poros usus yang ditandai dengan rasa gatal dibagian anus (dubur), buang air besar sering disertai darah yang menetes (sebelum atau sesudah tinja keluar).

Penyebab utamanya antara lain bekerja terlalu banyak duduk, adanya tindihan rahim pada waktu hamil, terlalu kuat mengejan waktu melahirkan, tinjanya terkalu keras hingga terlalu kuat mengejan.Semua penyebab tersebut mengakibatkan pembuluh darah dalam poros urus bergelembung yang menyebabkan terjadinya pendarahan.



Jika berlangsung terus menerus dalam jangka lama bisa menimbulkan kanker poros usus.Karenanya penyakit wasier memerlukan perawatan yang baik seperti harus buang air besar setiap hari, hindari makan makanan pedas atau makanan yang susah dicerna.
Berikut adalah resep yang dapat dipilih, ambil sesuai ketersediaan bahannya.


Resep 1 Obat Tradisional Wasir (ambeien)
Bahan :
Daun ungu.....................................7 lembar (kering -+ 15gr)
Pegagan .......................................1/2 genggam (kering -+ 9gr )
Kunyit sebesar telur ayam ............. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara Meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit.Rebus bersama bahan lain dengan 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Arutan Pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan selama satu bulan penuh.

Resep 2 Obat Herbal Wasir
Bahan :
Daun ungu  .......................................7 lembar (kering -+ 15 gr)
Temulawak sebesar telur ayam ..........1 biji (kering -+11 gr)
Kunyit sebesar telur ayam...................1 biji (-+ 11 gr)
Cara Meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis temulawak dan kunyit.Rebus semua bahan dengan air 5 gelas hingga tersisa 4 gelas.Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Lakukan selama 1 bulan penuh.

Catatan:
Penulis rumah obat tradisional pernah menggunakan resep obat alami wasir ini. Hasilnya memang bagus, minum ramuan baru seminggu sudah terlihat hasilnya.Untuk penuntasan penyembuhan ramuan tetap saya berikan selama 1 bulan.

Demikian artikel tentang obat tradisional wasir (ambeien) ini, semoga bermanfaat.


Obat Tradisional Hepatitis (Lever)

Pada tulisan kali ini admin akan membahas tentang obat tradisional hepatitis (lever).
Penyakit hepatitis umumnya disebabkan oleh virus yang langsung menyerang hati dan selanjutnya tinggal dan berkembang biak di organ tersebut.

Gejala hepatitis pada bayi dan anak-anak hampir tidak kelihatan.Kadang hanya kelihatan letih, meriang sedikit, muntah-muntah dan kulit langsung kelihatan kuning.

Gejala hepatitis pada orang dewasa umumnya terlihat cepat lelah, mual, muntah dan meriang.Kadang disertai penurunan napsu makan, kepala pening, perut bagian atas nyeri seperti tertekan, air seni menjadi kuning pekat.Sebaliknya, kotoran BAB berwarna kuning pucat atau putih keabu-abuan.Selanjutnya mata yang berwana putih menjadi kuning.Lama kelamaan kulit juga berubah jadi kuning.Dalam pemeriksaan darah dilaboratorium akan terjadi peningkatan SGPT dan SGOT.Jika radang hati ini dibiarkan berkelanjutan akan terjadi sirosis (pengerasan hati) dan dalam jangka panjang sirosis bisa menjadi kanker hati.

Pantangan:
Sebaiknya penderita tidak memakan makanan berlemak termasuk santan dan gorengan.Makanan lain yang harus di hindari yaitu: Jeroan khususnya usus, kacang tanah, jambu mete dan Makanan pedas.Sebaliknya makanan manis seperti gula aren sangat baik untuk penderita hepatitis.Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran kecuali nangka dan durian.

Sampai saat ini baik secara medis maupun tradisional belum ditemukan obat untuk membunuh virus hepatitis.Pengobatan yang dilakuan hanya menjurus pada penguatan lever (hati) dan menurunkan SGOT dan SGPT menjadi normal.

Obat tradisional hepatitis (lever) yang sering dipakai adalah ramuan yang mengandung temulawak, meniran, sambiloto, pegagan.

Resep 1 Pengobatan Alami  Hepatitis (Lever)
Bahan:
Temulawak sebesar telur itik................1 biji (kering -+ 15 gr)
Meniran berikut akarnya..................... 3 batang
Adas manis........................................ 1/2 sendok teh
Kulit pulosari.......................................1/4 jari tangan
Cara Meramu:
Cuci temulawak lalu kupas dan iris tipis. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan obat herbal hepatitis  dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun, 3 kali sehari masing- masing 1/3 gelas.
- Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari @ 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Herbal Hepatitis
Bahan:
Akar alang-alang...........................5 jengkal
Daun sanbiloto...............................17 lembar
Meniran..........................................2 batang
Temulawak sebesar telur ayam........1 biji (kering 11 gr)
Cara meramu:
Kupas temulawak, cuci lalu iris tipis.Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
minum ramuan dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari @ 1/4 gelas
- Anak umur 9-13 tahun, 3 kali sehari @ 1/3 gelas.
- Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Catatan:
Pilih resep 1 atau 2 dan lakukan secara teratur selama 2 minggu berturut-turut sesudah makan.Selanjutnya istirahat 2 hari.Setelah itu minum kembali ramuan obat hepatitis tradisional sampai SGPT dan SGOT menjadi normal kembali.

Resep 3 Obat Tradisional Hepatitis (Khusus Balita)
Bahan:
Daun pegagan bersama tangkainya .......... 7 lembar
Temulawak ............................................. 1/2 jari tangan
Gula aren dihaluskan ............................... 1 sendok makan
Cara Meramu:
Kupas temulawak, cuci dan iris tipis.Rebus bersama pegagan dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.Beberapa menit sebelum diangkat, masukan gula merah.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional hepatitis (khusus balita )dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 1-2 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1 sendok makan.
- Anak umur 3-5 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan.

Demikian artikel resep obat hepatits tradisional ini.Semoga bermanfaat.


Obat Tradisional Perut Kembung

Setiap pasangan orang tua yang telah  mempunyai bayi, sepertinya sudah pernah mengalami kejadian dimana bayi  yang disayanginya mengalami perut kembung.

Gejala bayi kena perut kembung yang saya maksud seperti: perut bayi sering terdengar bunyi gemuruh (kriu..k gruwuk...ukk susah menggambarkannya he..he..), kalau perutnya ditepuk-tepuk terdengar lain dari biasanya seperti bunyi pung-pung, kadang bayi susah BAB misal biasanya si bayi buang air besar sehari 3-4 kali, ini cuma sekali bahkan seharian belum BAB.

Nah untuk mengatasinya gunakan obat tadisional perut kembung sebagai berikut.


Resep Obat Tradisional Perut Kembung pada bayi
Bahan:  1 lembar daun pace (mengkudu)
Cara Meramu:
Cuci bersih daun mengkudu, angin-anginkan sebentar.Setelah kering dari air, olesi permukaan daun mengkudu dengan minyak kelapa kemudian panaskan daun mengkudu diatas api sampai agak layu dan di gulung dikucek sebentar di telapak tangan.
Cara Pemakaian.
Tempelkan daun pace di perut bayi, bisa memakai 1 atau 2 daun pace tergantung besar kecilnya ukuran daun pace.Supaya posisi daun pace tidak bergeser, bayi pakai gurita atau kalau pakai kaos dalam maka ujung kaos dalamnya dimasukan ke dalam celana.
Lakukan secara teratur 2-3 kali sehari.Obat perut kembung tradisional ini bisa diberikan pada bayi umur 5 minggu sampai umur 2 tahun.

Catatan:
Saya sudah sering menggunakan obat perut kembung tradisional ini pada bayi anak saya yang pertama dan anak kedua.saya biasa memakainya pada pagi hari setelah mandi, saat siang hari daun mengkudu itu sudah kering maka di ganti daun mengkudu yang baru.Dan setelah mandi sore daun mengkudu di ganti yang baru juga.

Biasanya setelah pemakaian daun mengkudu 2-3 kali, bayi akan sering buang angin.Jika sudah begitu si bayi minum ASInya jadi normal, BAB-ya kembali normal dan keceriaan serta kelucuannya datang kembali. 
Demikian tulisan obat tradisional perut kembung pada bayi ini, semoga bermanfaat.



Obat Tradisional Biduran (Kaligata)

Penderita yang terserang biduran (kaligata) mendadak timbul gatal-gatal pada kulit.Gatal-gatal tersebut berlangsung lama sehingga penderita merasa kulitnya menjadi tebal.Jika sering digaruk, kulit menjadi kemerah-merahan dan semakin meluas ke seluruh permukaan tubuh.Jika sampai ke bagian muka yang terserang, mata kelihatan membengkak termasuk bibir.

Penderita biduran (kaligata) sebaiknya banyak makan sayuran dan buah-buahan.Kubis sementara dijauhi dulu.Ikan atau makanan yang berbau amis harap menjadi pantangan utama.Jika mandi jangan menggunakan air dingin,tetapi harus air hangat.Akan lebih baik mandi dengan menggunakan obat tradisional biduran (kaligata) lainnya yakni rebusan daun mimba atau rebusan daun mindi.

Berikut adalah pilihan resep yang harus diminum,

Resep 1 Obat Tradisional Biduran (Kaligata)
Bahan:
Kulit batang pule..................... 3 jari tangan
Temulawak sebesar telur itik... 1 biji
Kunyit sebesar telur ayam....... 1 biji
Cara meramu:
Cuci bersih semua bahan, iris tipis temulawak dan kunyit.Rebus bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Minum ramuan sesudah makan.

Resep 2 Obat Tradisional Biduran (Kaligata)
Bahan:
Daun sambiloto.................. 11 lembar
Meniran.............................. 3 tanaman
Kunyit sebesar telur ayam....1 biji
Cara meramu:
Cuci semua bahan, potong meniran, kupas dan iris tipis kunyit.Rebus semua bahan dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan  dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur minimal selam 4 minggu.

Catatan:
Lebih dari 22 tahun Istri saya menderita biduran (kaligata), dari semenjak kecil seingatnya dari umur 7 tahunan sudah sering kena gatal-gatal.Apalagi kalau hujan-hujaan atau cuaca lagi dingin-dinginnya atau tiduran di lantai biduran (kaligata) ini sering datang menyerang.

Pertama kali saya tawarkan untuk diobati dengan minum jamu tradisional dia ragu,masa sih dengan tanaman liar yang banyak ditemui di semak-semak bisa menyembuhkan penyakit yang bertahun-tahun, begitu katanya...

Setelah saya yakinkan akhirnya dia mau mencoba obat tradisional biduran (kaligata) ini.Saya pakai resep 1 di atas selama 4 minggu setelah istirahat 3 hari, minum obat tradisional dilanjutkan lagi selama 2 minggu total 6 minggu rutin tanpa putus 1 hari pun.

Alhamdullilah sudah lebih dari 3 tahun ini, biduran (kaligata) tidak pernah kambuh lagi, walau sering kena udara dingin atau tiduran di lantai.Mudah-mudahan sembuh total dan sejak itu sekarang dia jadi yakin  akan keampuhan obat tradisional.Jadi kepada Anda atau ada anggota keluarganya yang sering kena biduran (kaligata) jangan ragu untuk mencoba, saya sendiri sudah membuktikan khasiat obat tradisional biduran (kaligata) di atas.

Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat, Terimakasih.


Obat Tradisional Eksim

Eksim termasuk penyakit yang susah diobati karena sering kambuh. Gejala eksim yakni timbul bintik-bintik kecil yang berair atau bernanah pada kulit. Cairan tersebut bisa menular pada kulit lain. Jika sudah sembuh kulit menjadi mengeropong kering.

Penyebab penyakit eksim antara lain ketidakcocokan makanan (alergi) seperti kepiting dan udang. Namun penyakit ini bisa juga disebabakan oleh bahan kimia yang tidak cocok dengan kulit. Jika sudah menahun (kronis), penyakit ini susah disembuhkan karena memerlukan perawatan dan pengobatan yang rutin.

Untuk perawatan, diharap penderita mengurangi konsumsi garam, kue yang terlalu manis, ikan air laut maupun ikan tawar, ayam dan daging babi. Sebaiknya banyak makan sayuran udan buah-buahan.

Sebelum diobati dengan ramuan sebaiknya kulit yang sakit dibersihkan dengan air hangat yang diberi garam sedikit atau digosok dengan daun randu (daun kapuk randu) yang masih muda dan segar.

Obat tradisional eksim pada resep ini menggunakan bahan daun sendok, brotowali, temulawak, pule, sambiloto, dan kunyit. Berikut ini adalah resep yang diminum.

Resep 1 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Daun sendok............................. 10 lembar (kering -+ 7 gr)
Brotowali................................... 2 jari tangan (kering -+ 7gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan lalu potong iris kecil-kecil.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 6-8 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun, minum 3 kali sehari masing-masing 1/3 gelas.
- Dewasa, minum 3 kali sehari @ 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Sambiloto ........................................ 1 genggam (kering -+ 11 gr)
Daun sendok ................................... 11 lembar(kering + 7,5 gr)
Kunyit sebesar telur ayam ................  1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Resep 3 Obat Tradisional Eksim
Bahan:
Pule........................................... 2 jari tangan (kering -+ 15 gr)
Sambiloto.................................. 15 lembar (kering -+ 2 gr)
Temulawak sebesar telur ayam... 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan iris tipis temulawak dan potong kecil-kecil pule. Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan dengan dosis 3 kali sehari @ 1/2 gelas.

Menurut hemat saya, pengobatan pada penyakit eksim membutuhkan kemauan dan kesungguhan yang kuat untuk sembuh.Hal ini terkait dengan pola makan sipenderita. Pantangan makan harus dijauhi. Selama pengobatan pantangan harus menjadi bagian dari gaya hidup.

Catatan:
Pengalaman ketika saya memberikan ramuan ini, penderita tidak sabar dalam menjalani proses pengobatan. Ketika penderita mengkonsumsi ramuan ini baru minum 2 minggu dan melihat eksimnya sudah mengering sipenderita tidak dapat menahan diri dari memakan makanan yang harus dijauhi.Akhirnya ya kambuh lagi eksimnya.

Padahal pengobatan tradisional membutuhkan waktu, tidak langsung terasa khasiatnya seperti pada pengobatan kimia (baca Panduan Umum Dalam Meramu Dan Menggunakan Obat Tradisional).
Untuk mencapai hasil maksimal selain menggunakan ramuan yang diminum, penderita juga harus menggunakan minyak oles.Baca "Minyak Oles Untuk Obat Tradisional Eksim" pada postingan berikutnya.

Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.Terimakasih.

Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)

Obat Tradisional Kencing Manis  (diabetes mellitus) merupakan artikel yang akan di tulis pada post kali ini.
Kencing manis merupakan kelainan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan atau penurunan efektivas insulin.Kelebihan glukosa yang terbuang dalam urin menyebabkan kencing penderita sering dikerumuni semut karena mengandung gula atau glukosa sehingga di sebut kencing manis.Faktor genetik, pola hidup dan pola makan memegang peranan penting sebagai penyebab dabetes mellitus.

Kencing manis ditandai dengan gejala sebagai berikut:
1. Sering buang air kecil dengan volume yang banyak.
2. Selalu merasa haus dan ingin minum terus.
3. Sering merasa lapar, lemah serta mudah lelah dan mengantuk.
4. Gatal-gatal dan mudah timbul borok (luka) yang sulit sembuh.
Obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) yang bisa digunakan untuk mengobatinya adalah sebagai berikut:

Resep 1 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Bahan:
Daun duwet................... 7 lembar (-+ 15 gr)
Meniran........................ 3 tanaman (-+ 15 gr)
Kulit batang pule .........  3 jari tangan (-+ 17 gr)
Daun kumis kucing ......  30 lembar (-+ 7 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan dan rebus dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional dengan dosis dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Lakukan secara teratur minimal selama 2 minggu, jika ada tanda kemajuan maka minum ramuan tradisional dilanjutkan sampai kondisi gula dalam darah menjadi normal.Setelah sembuh minum ramuan 2 hari dalam 1 minggu untuk menjaga gula darah tetap normal.

Resep 2 Obat Tradisional Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
Obat tradisional yang digunakan untuk mengaktifkan kerja pankreas adalah pare.
Cuci pare sebanyak 2 ons kemudian parut, lalu seduh dengan air mendidih 1/2 gelas.Kemudian peras dan saring.Setelah dingin, minum sebelum makan pagi hari.

Catatan:
Pengobatan pada kencing manis (diabetes mellitus) membutuhkan dukungan penuh keluarga.Lakukan secara teratur dan sungguh-sungguh, minum ramuan resep 1 dan juga ramuan resep 2.Jangan lupa semua pantangan juga dijauhi.

Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.Untuk obat tradisional kencing manis (diabetes mellitus) dengan bahan lain akan dibahas pada postingan berikutnya.


Obat Tradisional Batu Ginjal (Kencing Batu)

Batu ginjal (kencing batu) pada umumnya ditandai dengan gejala antara lain pinggang terasa pegal dan sakit, kadang air seni susah keluar, air seni terlihat keruh dan sering tercampur darah. Pengobatan dengan tanaman obat bisa lanjutkan baca artikel obat tradisional batu ginjal (kencing batu) ini.

Agar tidak bertambah parah, sebaiknya penderita banyak minum air putih, kurangi minum air teh dan kopi yang kental.Jauhi minuman beralkohol, Coklat, bayam, tomat, kacang tanah dan jeroan agar dijauhi dahulu.

Obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati batu ginjal (kencing batu) yaitu : daun tempuyung, daun keji beling dan kumis kucing.

Resep obat tradisional kencing batu (batu ginjal) bisa memakai ramuan sebagai berikut.

Resep 1 Obat Tradisional Kencing Batu (Batu Ginjal)
Bahan:
Daun tempuyung.................... 7 lembar (kering -+ 11 gr)
Kumis kucing......................... 1 genggam (kering -+ 17 gr)
Meniran.............................. 4 pohon (kering -+ 15 gr)
Temulawak sebesar telur ayam 1 biji (kering -+ 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan.Iris tipis temulawak dan potong kecil meniran.Rebus semua bahan dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring. 
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisional dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Tradisional Batu Ginjal (Kencing Batu)
Bahan:
Daun keji beling........ 7 lembar (kering  -+ 5 gr)
Daun kumis kucing.....1 genggam (-+ 17 gr)
Meniran.................... 3 pohon (-+ 11 gr)
Kunyit....................... 2 jari tangan (-+ 11gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, iiris tipis kunyit dan potong kecil bahan lainnya.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.
Aturan pakai:
Minum ramuan tradisonal dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Catatan:
Saya pernah memberikan ramuan resep 1 dan memang hasilnya luar biasa.
Pilih salah satu resep di atas dan lakukan secara teratur minimal 2 minggu, minum ramuan tradisional dilanjutkan lagi selama 2 minggu lagi bila dirasa ada perkembangan positip.Setelah istirahat 3 hari,minum ramuan kembali selama 1 minggu.

Biasanya minum baru 1 minggu saja sudah ada perkembangan bagus.Untuk menyakinkan, tak ada salahnya di rontgen dulu sebelum minum ramuan dan setelah tuntas minum ramuan juga dirontgen kembali untuk melihat perbedaan dari sebelum dan sesudah minum ramuan.

Demikian postingan kali ini, untuk resep obat tradisional kencing batu/batu ginjal dengan bahan lain akan ditulis pada postingan berikutnya.Semoga bermanfaat.


Obat Tradisional Diare

Diare ditandai dengan keluarnya feses yang sangat encer lebih dari biasanya dalam sehari  berlangsung terus-menerus disertai dengan mules dan kadang muntah.
Diare dapat disebabkan oleh masuknya bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi/peradangan pada usus.Bisa juga karena keracunan makanan atau minuman,tidak tahan makanan pedas atau makanan sudah basi.
Diare akan menyebabkan keluarnya cairan tubuh yang berlebihan, sehingga tubuh dalam keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi.Untuk itu penderita harus segera diberi cairan tambahan berupa oralit atau larutan campuran gula dan garam.

Perawatan:
1. Jaga selalu kebersihan makanan dan minuman.
2. Banyak minum dan makan makanan yang lembut.
Obat tradisional diare yang sering digunakan adalah daun jambu biji yang dikombinasikan dengan kunyit.

Resep obat tradisional diare yang bisa digunakan adalah sebagai berikut: 
Bahan:
Kunyit sebesar telur ayam.................. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Daun jambu biji (ambil no 4 dr atas)... 10 lembar
Lampuyang emprit............................. 1 jari tangan (kering -+ 9 gr)

Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan lampuyang.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional diare dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 1-3 tahun, minum 4 x sehari @ 1sendok makan.
- Anak umur 4-5 tahun, 4 x sehari @ 1 1 1/2 sendok makan.
- Anak umur 6-8 tahun, 4 x sehari @ 5 sendok makan.
- Anak umur 9-12 tahun, 4 x sehari @ 1/4 gelas
-  Dewasa, 4 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Peringatan:
Anak umur kurang dari 1 tahun jangan diberi ramuan ini, cukup diberi air teh yang kental.
Caranya, teh sebanyak 1 sendok teh diseduh air panas sebanyak 1 gelas lalu ditutup rapat,setelah dingin disaring.
Bayi umur 6-11 bulan diberi teh tersebut sebanyak 1 sendok teh, diminum 3 kali sehari.Untuk mengurangi rasa sakit, oleskan ramuan minyak kelapa 1 sendok makan dicampur 3 tetes minyak kayu putih dan dioleskan di perut bayi.

Catatan:
Untuk membuat ramuan konsumsi satu hari, bahan di atas cukup di bagi dua saja. Menurut hemat saya ramuan resep obat tradisional diare anak dan dewasa di atas sangat manjur.Saya sering menggunakan obat tradisional diare anak dan dewaa ini untuk mengobati diare pada keluarga kami,termasuk pada anak kami yang sejak umur 1 tahun sampai sekarang ketika tulisan ini diposting berumur 4 tahun sudah sering menggunakan obat diare tradisional ini.Pengalaman saya 3 kali minum diaere sudah mampet, minum ramuan dilanjutkan minimal 2 hari atau bisa 3 hari tergantung kondisi anak.Diikuti dengan pantangan tidak boleh makan  makanan yang pedas,tidak boleh minum susu atau makanan yang mengandung susu, kebersihan selalu dijaga, beri makanan yang lunak dilunak dulu.
Untuk menyiasati rasa ramuan yang sepet pahit, saya tambahkan sedikit madu ketika akan diminum oleh anak.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Jerawat

Obat tradisional jerawat yang berkhasiat untuk mengobati keluhan ini antara lain temulawak, daun sendok yang dikombinasikan dengan kunyit, temugiring, sambiloto dan pegagan.

Jerawat cenderung menyerang anak muda yang kulitnya berminyak, suka makanan berlemak dan manis, kacang-kacangan serta roti. Penyebab lain timbulnya jerawat adalah adanya masa puber atau rangsangan birahi.

Obat herbal alami jerawat yang diposting kali ini menggunakan resep sebagai berikut.



Resep 1 Obat Tradisional jerawat 
Bahan:
Daun sendok...... 11 lembar (kering-+ 7 gr)
kunyit................. 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temulawak......... 1 jari tangan (kering -+ 7 gr)
Temugiring.......... 1 jari tangan (kering 7 gr)
Daun sambiloto... 7 lembar (kering -+ 0,3 gr )
Pegagan.............. 11 lembar (kering 0,5 gr )

Cara meramu:
Cuci dan iris tipis kunyit, temulawak dan temugiring.Rebus semua bahan dengan air 5 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan  dengan dosis 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.Saya menyarankan lakukan selama 11 hari secara teratur, jika ada kemajuan minum ramuan dilanjutkan sampai sembuh.

Resep 2 Obat Tradisional Jerawat
Untuk pemakain luar, rawat  wajah dengan menggunakan es batu yang digosokan dengan lembut pada wajah yang berjerawat.Lakukan 2 kali sehari dengan teratur.

Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.

Template Information

Diberdayakan oleh Blogger.

Test Footer