infopaytren.com
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Obat Tradisional Sering Kejang Pada Anak

Jika anak demam, ukur suhu tubuh anak secara teratur  agar tidak terjadi serangan kejang. Obat tradisional  sering kejang pada anak berikut perlu dicoba jika serangan kejang sering terjadi.

Semua orang tua pasti cemas melihat ketika anak kejang, baik kejang demam atau kejang tanpa demam. Bila demamnya terlalu tinggi bisa menimbulkan step. Kasus anak demam cukup sering ditemukan pada anak usia 6 bulan sampai 4 tahun.



Bahan:
Daun jeruk manis yang besar .......... 10 lembar
Pohon leng-lengan .......................... 5 pohon

Cara meramu:
Rebus kedua bahan dalam 20 gelas air hingga mendidih. Setelah itu angkat ramuan dan saring. Campurkan air rebusan dengan air dingin secukupnya.

Aturan pakai:
Dalam keadaan hangat, gunakan air rebusan untuk memandikan anak.

Anjuran:
Biasakan pada anak untuk minum kopi setiap pagi, tetapi dengan takaran rendah, yakni 1 sndok teh untuk satu cangkir.

Jika membutuhkan obat tradisional, obat herbal alami , silahkan berkunjung dengan  klik disini.
 Demikian tulisan mengenai obat tradisional  sering kejang pada anak, semoga bermanfaat.



Obat Herbal Perut Kembung


Pada postingan kali ini rumah obat tradisional akan berbagi tentang obat herbal unutk mengatasi perut kembung.

Perut kembung merupakan ganguan pencernaan yang disebabkan oleh gas yang berkumpul di lambung atau usus sehingga perut terasa “begah” dan tidak nyaman . Gangguan ini dapat merupakan tanda atau gejala penyakit lain.


Perut kembung dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti radang lambung, sumbatan usus, proses pencernaan yang kurang sempurna, masuk angin, dan makan tergesa-gesa atau sambil bicara. Perut kembung dapat ditandai dengan gejala antara lain perut terasa penuh, ‘begah’, atau kencang. Kadang-kadang diikuti dengan mual, muntah-muntah, atau bersendawa.

Pencegahan dan perawatan yang dapat dilakukan yakni,
1.  Hindari untuk makan makanan yang banyak mengandung gas, seperti kol, buncis, nangka, minuman bersoda, atau permen karet.
2. Makan lebih perlahan serta minum minuman yang hangat.
3.  Setelah makan jangan langsung duduk. Cobalah berjalan sebentar agar gas tidak mengumpul di lambung dan usus.

Obat herbal yang dipakai unutk mengatasi perut kembung , antara lain sebagai berikut;

Resep 1 Obat Herbal  Untuk Perut Kembung
Bahan:
Kencur ............ 250 gr
Cengkih .......... 10 butir
Kapulaga ........ 7 butir
Sereh .............. 2 batang
Cara meramu:  
Cuci semua bahan, iris tipis-tipis kencur. Kemudian rebus semua bahan dengan 4 gelas air hingga tersisa sekitar 1,5 gelas. Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dalam keadaan hangat 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Resep 2 Obat Herbal Untuk Perut  Kembung
Bahan:
Temulawak ....................... 25 gr
Jahe .................................. 15 gr jahe
Kulit jeruk mandarin .......... 7 gr  kering
Gula aren secukupnya
Cara Meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis-tipis temulawak dan jahe. Kemudian rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1,5 gelas. Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dalam keadaan hangat 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Bahan:
Kunyit  ....................20 gr
Jahe ......................... 10
Adas ......................... 1 sdt
Daun mint ................ 5 lembar
Cara Meramu:
Aturan Pakai:
Cuci semua bahan, iris tipis-tipis kunyit dan jahe. Kemudian rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 1,5 gelas. Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan dalam keadaan hangat 3 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

Pilih salah satu resep berdasarkan ketersediaan bahan dan lakukan secara teratur.

Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat bagi semuanya, dan bagi anda yang memrlukan bahan obat tradisional, obat herbal dapat berkunjung ke toko herbal keraton disini.


Tulisan diambil dari buku Ramuan Lengkap Herbal Taklukan Penyakit Karya Prof.Hembing Wijaya Kusuma.


Obat Tradisional Asma

Obat tradisional asma adalah merupakan bahasan pada postingan kali ini. Semoga ini memberi informasi tambahan bagi Anda yang mencari referensi penyembuhan asma secara alami.

Penyakit asma biasanya disebabkan oleh keturunan atau alergi. Asma tidak disebabkan oleh jenis kuman tertentu. Oleh karena itu, penyakit ini tidak menular. Pada serangan penyakit ini pita pernapasan menyempit dan dalam keadaan tegang sehingga jalannya pernapasan terhambat (tersengal-sengal). Selain itu, lendir yang berada dijalan pernapasan tidak bisa keluar. 

Napas akan normal kembali setelah serangan kejang reda. Untuk itu, obat dan perawatan asma diusahakan untuk melonggarkan pernapasan. Penyakit asma yang sudah kronis (berlangsung lama) dapat mempengaruhi  paru-paru dan jantung dan  dapat menjadi lemah. Penderita asma sering mendapat serangan mendadak akibat perubahan udara yang terlalu lembab dan debu  yang berlebihan.

Pada waktu kumat, napas sesak sekali sehinggga  penderita hanya bisa duduk telungkup, banyak mengeluarkan keringat dingin dan kelihatan sangat lelah. Penderita asma biasanya badannya tidak panas. Jika ada penderita asma yang disertai dengan badan panas, dapat dipastikan ada penyakit komplikasi. Perawatan bagi penderita asma disarankan latihan pernapasan pada pagi hari atau menjelang tidur serta berusaha selalu tenang (jangan mudah emosi, jangan ada perasaan tertekan), dan menjauhi makanan yang menjadi penyebab sakit.

Obat tradisional asma yang bisa dipilih adalah jahe, kapulogo, kemukus, cengkeh, daun sirih, bawang putih, cendana, kayu manis. Pilh resep sesuai dengan ketersediaan bahan.

Bahan :
Jahe .......................... 1 ½  jari tangan
Bawang putih tua ...... 3 biji
Kayu cendana ..... ...... ½ jari tangan

Cara Meramu :
Bakar jahe, jangan sampai hangus.Setelah itu kupas dan geprek memarkan. Kupas bawang putih dan iris tipis. Kemudian rebus kedua bahan bersama kayu cendana dalam 3 gelas air hinggga tersisa separuhnya. Angkat dan saring. Simpan ramuan dalam botol steril.

Aturan Pakai :
Minum ramuan dengan disis sebagai berikut,
 - Anak umur  5 – 8 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 3 sendok maka
  -  Anak umur 9 – 12 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 6 sendok makan.
- Dewasa, 3 kali sehari, , masing-masing 8 sendok makan

Peringatan :
Walaupun sudah minum ramuan ini, penderita tetap harus mentaati peraturan dan pantangan makan.

Bahan :
Daun sirih setengah tua ........... 3 lembar
Daun tanjung setengah tua ...... 5 lembar
Cengkih ..................................... 7 biji
Kemukus .................................... 7 biji
Kapulaga .................................... 7 biji
Kayu manis ................................ ½  jari tangan
Adas ........................................... ½  sendok teh
Gula batu sebesar telur ayam ..... 1 biji

Cara meramu :
Rebus semua bahan dalam 3 gelas air hingga kira-kira tersisa 1 ½ gelas. Angkat dan saring.  

Aturan pakai :
      Minum ramuan  dengan dosis sebagai berikut,
             - Anak umur 1-3 tahun, 3 kali sehari masing-masing,  1 sendok makan 
             - Anak umur 4 – 5 tahun, 3 kali sehari , masing-masing 2 sendok makan
            - Anak umur 6 – 8 tahun, 3 kali sehari, masing-masing  6 sendok makan

Bahan :
Sereh tua .......................... 9 batang
Jahe .. ............................... 3 jari tangan
Gula aren / gula jawa ........ 1 lira

Cara meramu :
Bakar jahe, jangan sampai hangus. Kupas jahe tersebut lalu digeprek dimemarkan. Kupas satu lapis batang sereh, lalu bersihkan.
Kemudian geprek/memarkan serehnya . Selanjutnya rebus semua bahan dengan 6 gelas air sampai tersisa sekitar  5 gelas.
Ramuan ini dapat dijadikan  sebagai pengganti teh yang berkhasiat membantu melonggarkan pernafasan.

Aturan pakai :
Minum ramuan dalam keadaan segar. Jika merasa haus, minum ½ gelas untuk dewasa.
Untuk anak umur lebih dari 6 tahun, cukup minum ¼ gelas saja saat haus.
Bagi anak umur 4 – 5 tahun cukup 2 sendok makan.
Bagi anak umur 1 – 3 tahun, minum 1 sendok makan

Ramuan ini bisa juga digunakan untuk mengobati  batuk (Obat Tradisional  Batuk Hitam =  OBH)
Bahan :
Daun Sirih setengah tua................... 5  lembar
Jahe emprit  ..................................  3  jari tangan
Adas ..............................................1  sendok teh
Kayu manis ................................... 1  jari  tangan
Kapulogo .....................................  7  butir
Kemukus ......................................  7  biji
Cengkih ......................................... 7  biji
Gula batu sebesar telur itik ............  2  biji
Gula Pasir ...................................... 1 sendok makan
Minyak permen .............................. 3 tetes

Cara meramu :
Sangrai gula sampai hangus (gosong), lalu tuangi air sebanyak 5 gelas, Jahenya dicuci dan dibakar.Kemudian masukan juga  bahan lainnya, terkecuali minyak permen.
Rebus terus bahan dengan api sedang  dan diangakat  sampai  airnya tersisa sekitar 3 gelas. Angkat dan saring. Setelah dingin, teteskan minyak permen dan aduk rata.

Aturan pakai :
Minum ramuan dengan dosis sebagai berikut,
-  Anak umur 5 – 8 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan.
- Anak umur 9 tahun ke atas, 3 kali sehari, masing-masing 2 ½  sendok makan

Dianjurkan kepada penderita untuk tidak makan ikan laut maupun ikan tawar, pikiran harus tenang, jaga emosi. Mandi terlalu pagi atau terlalu malam tidak baik untuk  penderita asma. Itu semua sangat membantu penyembuhan asma.
Demikian tulisan yang "rumah obat  tradisional" bisa bagi kali ini , semoga bermanfaat.



Obat Tradisional Radang Amandel Kronis

Pada dasarnya amandel merupakan alat untuk melindungi peradangan jika ada bakteri atau kuman yang masuk kedalam tubuh. Disamping itu tonsil (amandel) juga merupakan alat untuk menetralisir makanan yang akan masuk kedalam lambung. Jika kerja amandel (tonsil) terlalu berat, akan terjadi peradangan, oleh karena itu amandel juga sering disebut radang tonsil atau tonsilitas.
Gejala amandel antara lain sering meriang, rasa sakit saat menelan, sering muntah jika makanan tergesa-gesa ditelan, serta tenggorokan merah meradang disekitar tonsil.

Penderita sebaiknya menghindari minuman es serta semua minuman dan buah yang sudah didinginkan.Hindari pula makan makanan gorengan atau makanan siap saji yang dikemas, selain itu dilarang makan mentimun, semangka dan melon.
Resep obat tradisional amandel kronis berikut menggunakan bahan benalu jeruk dan jadam arab. Fungsi benalu menumpas akar-akar amandel, sedangkan jadam arab sebagai pembersih darah dengan cara menetralisirracun atau zat yang tidak berguna.

Obat Tradisional  Radang Amandel
Bahan:
Benalu jeruk nipis.. 1/2 genggam (kering -+ 17 gr)
Kunyit.................... 2 jari tangan (kering -+l 11 gram)
Jadam arab sebesar kelereng kecil  1 buah ( -+ 1,5 gr)

Cara meramu:
Cuci kunyit dan iris tipis.Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas air.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan obat radang amandel alami dengan dosis sebagai berikut:
- Anak umur 6-8 tahun, minum 3 kali sehari @ 1/4 gelas.
- Anak umur 7-12 tahun, minum 3 kali sehari @ 1/3 gelas
- Dewasa 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.
Jika tubuh sudah terbiasa dengan minum rebusan  obat herbal radang amandel diatas maka dosis bisa di tingkatkan jadi 2 kali lipat.

Resep obat radang amandel alami  ini efektif untuk radang amandel yang sudah kronis, sedangkan obat alami  radang amandel untuk yang ringan bisa menggunakan resep obat tradisional radan amandel klik disini .



Terima kasih untuk  TRUBUS 374/Jan2001


Obat Tradisional Perut Kembung

Setiap pasangan orang tua yang telah  mempunyai bayi, sepertinya sudah pernah mengalami kejadian dimana bayi  yang disayanginya mengalami perut kembung.

Gejala bayi kena perut kembung yang saya maksud seperti: perut bayi sering terdengar bunyi gemuruh (kriu..k gruwuk...ukk susah menggambarkannya he..he..), kalau perutnya ditepuk-tepuk terdengar lain dari biasanya seperti bunyi pung-pung, kadang bayi susah BAB misal biasanya si bayi buang air besar sehari 3-4 kali, ini cuma sekali bahkan seharian belum BAB.

Nah untuk mengatasinya gunakan obat tadisional perut kembung sebagai berikut.


Resep Obat Tradisional Perut Kembung pada bayi
Bahan:  1 lembar daun pace (mengkudu)
Cara Meramu:
Cuci bersih daun mengkudu, angin-anginkan sebentar.Setelah kering dari air, olesi permukaan daun mengkudu dengan minyak kelapa kemudian panaskan daun mengkudu diatas api sampai agak layu dan di gulung dikucek sebentar di telapak tangan.
Cara Pemakaian.
Tempelkan daun pace di perut bayi, bisa memakai 1 atau 2 daun pace tergantung besar kecilnya ukuran daun pace.Supaya posisi daun pace tidak bergeser, bayi pakai gurita atau kalau pakai kaos dalam maka ujung kaos dalamnya dimasukan ke dalam celana.
Lakukan secara teratur 2-3 kali sehari.Obat perut kembung tradisional ini bisa diberikan pada bayi umur 5 minggu sampai umur 2 tahun.

Catatan:
Saya sudah sering menggunakan obat perut kembung tradisional ini pada bayi anak saya yang pertama dan anak kedua.saya biasa memakainya pada pagi hari setelah mandi, saat siang hari daun mengkudu itu sudah kering maka di ganti daun mengkudu yang baru.Dan setelah mandi sore daun mengkudu di ganti yang baru juga.

Biasanya setelah pemakaian daun mengkudu 2-3 kali, bayi akan sering buang angin.Jika sudah begitu si bayi minum ASInya jadi normal, BAB-ya kembali normal dan keceriaan serta kelucuannya datang kembali. 
Demikian tulisan obat tradisional perut kembung pada bayi ini, semoga bermanfaat.



Obat Tradisional Diare

Diare ditandai dengan keluarnya feses yang sangat encer lebih dari biasanya dalam sehari  berlangsung terus-menerus disertai dengan mules dan kadang muntah.
Diare dapat disebabkan oleh masuknya bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi/peradangan pada usus.Bisa juga karena keracunan makanan atau minuman,tidak tahan makanan pedas atau makanan sudah basi.
Diare akan menyebabkan keluarnya cairan tubuh yang berlebihan, sehingga tubuh dalam keadaan kekurangan cairan atau dehidrasi.Untuk itu penderita harus segera diberi cairan tambahan berupa oralit atau larutan campuran gula dan garam.

Perawatan:
1. Jaga selalu kebersihan makanan dan minuman.
2. Banyak minum dan makan makanan yang lembut.
Obat tradisional diare yang sering digunakan adalah daun jambu biji yang dikombinasikan dengan kunyit.

Resep obat tradisional diare yang bisa digunakan adalah sebagai berikut: 
Bahan:
Kunyit sebesar telur ayam.................. 1 biji (kering -+ 11 gr)
Daun jambu biji (ambil no 4 dr atas)... 10 lembar
Lampuyang emprit............................. 1 jari tangan (kering -+ 9 gr)

Cara meramu:
Cuci semua bahan, iris tipis kunyit dan lampuyang.Rebus dengan air 4 gelas hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.

Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional diare dengan dosis sebagai berikut.
- Anak umur 1-3 tahun, minum 4 x sehari @ 1sendok makan.
- Anak umur 4-5 tahun, 4 x sehari @ 1 1 1/2 sendok makan.
- Anak umur 6-8 tahun, 4 x sehari @ 5 sendok makan.
- Anak umur 9-12 tahun, 4 x sehari @ 1/4 gelas
-  Dewasa, 4 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Peringatan:
Anak umur kurang dari 1 tahun jangan diberi ramuan ini, cukup diberi air teh yang kental.
Caranya, teh sebanyak 1 sendok teh diseduh air panas sebanyak 1 gelas lalu ditutup rapat,setelah dingin disaring.
Bayi umur 6-11 bulan diberi teh tersebut sebanyak 1 sendok teh, diminum 3 kali sehari.Untuk mengurangi rasa sakit, oleskan ramuan minyak kelapa 1 sendok makan dicampur 3 tetes minyak kayu putih dan dioleskan di perut bayi.

Catatan:
Untuk membuat ramuan konsumsi satu hari, bahan di atas cukup di bagi dua saja. Menurut hemat saya ramuan resep obat tradisional diare anak dan dewasa di atas sangat manjur.Saya sering menggunakan obat tradisional diare anak dan dewaa ini untuk mengobati diare pada keluarga kami,termasuk pada anak kami yang sejak umur 1 tahun sampai sekarang ketika tulisan ini diposting berumur 4 tahun sudah sering menggunakan obat diare tradisional ini.Pengalaman saya 3 kali minum diaere sudah mampet, minum ramuan dilanjutkan minimal 2 hari atau bisa 3 hari tergantung kondisi anak.Diikuti dengan pantangan tidak boleh makan  makanan yang pedas,tidak boleh minum susu atau makanan yang mengandung susu, kebersihan selalu dijaga, beri makanan yang lunak dilunak dulu.
Untuk menyiasati rasa ramuan yang sepet pahit, saya tambahkan sedikit madu ketika akan diminum oleh anak.
Demikian tulisan kali, semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Batuk Bronkhitis Untuk Anak

Obat tradisional yang mau diposting kali ini adalah resep obat tradisional batuk menahun/bronkhitis pada anak.Pengobatan batuk menahun pada anak bisa memakan waktu lama 6-12 bulan, perlu kesabaran dan ketekunan.Ketika batuk biasanya badan terasa dingin, muka pucat dan lemas.Penderita tidak boleh minum air es dan makanan berbahan pengawet.Hindari buah bersifat dingin semangka, blewah dan timun, ketan dan olahannya, mandi tidak boleh terlalu pagi atau malam.Anak harus dimotivasi agar pikirannya tenang dan riang.
Obat tradisional yang dipakai untuk mengobati batuk bronkhitis adalah daun patikan kebo.
Berikut adalah resep obat tradisional batuk menahun (bronkhitis) untuk anak:
Bahan:

Daun patikan kebo....................... 1/2 genggam
Daun po'o kering yang dihaluskan 1/2 sendok teh
Kayu manis cina........................... 1/2 jari tangan
Adas............................................. 1/2 sendok teh
Gula batu sebesar telur ayam...... 1/2 buah
Cara meramu:
Bahan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas.
Aturan pakai:
Anak umur 7 tahun keatas minum ramuan 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Obat Tradisional Batuk Khusus Balita

Obat tradisional yang mau ditulis pada postingan kali ini adalah resep obat batuk tradisional khusus balita
Miris sekali jika melihat sikecil lesu karena sakit batuk.Untuk mengembalikan keceriaanya resep obat batuk tradisional untuk balita berikut ini perlu dicoba.Saya sering membuat ramuan berikut pada anak saya yang pertama.

Bahan:
Air jeruk nipis....... 3 sendok makan
Madu murni.......... 4 sendok makan
Air matang............. 4 sendok makan
Cara meramu:
Campurkan semua bahan menjadi satu lalu kukus sekitar 15 menit.
Aturan pakai:
Berikan ramuan setelah makan dengan doais sebagai berikut,
Bayi umur 7-11 bulan, 3 kali sehari @ 1 sendok teh.
Anak umur 1-3 tahun, 3 X sehari @ 1 1/2 sendok teh.
Anak umur 4-5 tahun, 3 x sehari @ 1 sendok makan.

Demikian artikelobat tradisional batuk ini, semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Batuk Rejan (Batuk Seratus Hari )

Obat batuk tradisional yang ditullis pada postingan kali ini adalah resep obat batuk rejan tradisional.
Batuk yang sering disebut dengan batuk seratus hari umumnya menyerang balita.Batuk rejan mula-mula seperti batuk biasa semakin lama menjadi parah.Pada waktu batuk, muka anak kelihatan merah, napasnya kelihatan sesak dan kadang kedengaran "ngik-ngik" disertai muntah.

Perawatan:
Penderita harus banyak istirahat, tidak boleh banyak aktifitas dan jangan banyak menangis.Tidak boleh makan makanan yang amis, berminyak atau es.Saat menjelang tidur dada dan punggungnya gosok dengan minyak telon.
Berikut adalah resep obat tradisional batuk rejan (batuk seratus hari):

Resep 1 obat batuk rejan (seratus hari) tradisional
Bahan :
Bunga belimbing sayur (wuluh)... 1 genggam
Kayu manis......... 1 jari tangan
Cengkih.............   11 biji
Kemukus........... 11 biji
Gula batu sebesar telur itik 1 biji
Cara meramu:
Cuci semua bahan, kemudian rebus dalam 1 1/2 gelas air hingga tersisa 3/4 gelas.Angkat dan saring.

Resep 2 Obat Tradisional Batuk Rejan (Batuk Seratus Hari)
Bahan:
Daun sirih....................... 3 lembar
Daun jinten..................... 3 lembar
Kapulaga.......................... 7 biji
Kayu manis...................... 1 jari tangan
Cengkih............................ 7 biji
Kemukus.......................... 7 biji
Adas.................................. 1/2 sdt
Gula batu sebesar telur itik... 1 biji
Cara meramu:
Setelah dicuci, rebus semua bahan dalam 1 1/2 gelas air hingga tersisa 3/4 gelas, setelah diangkat lalu disaring.
Aturan pakai:
Minum ramuan 1 atau ramuan 2 dengan dosis sebagai berikut,
-  Bayi umur 3-6 bulan, 4 kali sehari masing-masing 3/4 sendok teh
- Bayi umur 7-11 bulan, 4 kali sehari @ 1 sendok teh
- Anak umur 1-3 tahun, 4 x sehari @ 2 sendok teh
- Anak umur 4-5 tahun, 4 x sehari @ 1 sendok makan
- Anak umur 6-7 tahun, 4 x sehari @ 2 sendok makan
Perhatian.
Daun sirih dimasukan terakhir kali sekitar 3 menit sebelum api rebusan dimatikan.Baca Panduan Dalam Meramu Dan Menggunakan Obat Tradisional.
Catatan:
Gula batu bisa diganti dengan madu.Tambahkan madu secukupnya saat ramuan akan diminum.
Resep di atas sudah sering kami pakai saat anak kami batuk.Ketika tulisan ini dimuat anak kedua kami yang berumur 4 tahun sudah sering minum resep 2 saat terkena batuk.Obat sangat manjur saat batuk belum komplikasi dengan penyakit lainnya.
Apalagi kalau batuk baru pada tahap gejala awal maka kami beri resep 3 di bawah ini, tentu saja batuknya tidak jadi datang.Lakukan selama 2-4 hari, silahkan pembaca membuktikannya sendiri tentu saja dibarengi dengan pantangan tidak boleh makan dulu gorengan, berbumbu tajam atau es.

Berikut adalah resep 3 obat batuk tradisional untuk anak.
Bahan:
Wortel besar..... 3 biji
Madu................. 2 sendok makan  
Cara meramu:
Kupas kulit wortel lalu parut.Tambahkan 3 sendok makan air matang kemudian peras.Campur madu pada sari wortel, aduk rata.
Aturan pakai:
Minumkan ramuan tersebut pada balita 4 x sehari @ 1 sendok teh.

Obat Batuk Tradisional

Batuk merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan merangsang selaput lendir pernapasan.Batuk biasanya bukan merupakan penyakit yang berdiri sendiri, melainkan sering menjadi gejala dari penyakit lain seperti: infeksi saluran atas, flu, bronkhitis atau batuk rejan.
Obat batuk tradisional yang bisa menyembuhkan batuk menggunakan bahan antara lain daun sirih, jahe, jeruk nipis, emprit, cengkih dan kemukus.
Obat tradisional batuk  yang sering kami pakai di keluarga kami menggunakan resep sebagai berikut.

Resep 1 Obat Batuk Tradisional
Bahan:
Bawang putih diparut..... 1 sendok teh
Air perasan jeruk nipis... 2 sendok makan
Kecap manis................. 3 sendok makan
Air matang.................... 3 sendok makan
Cara meramu:
Campur semua bahan menjadi satu kemudian kukus sekitar 15 menit.
Aturan pakai: minum ramuan dengan dosis sebagai berikut,
Dewasa, 4 kali sehari @ 2 sendok makan
Anak umur 6-12 tahun, 4 kali sehari @ 1 sendok makan
Catatan:
Jangan merokok, hindari makanan gorengan, makanan manis dan es.
Sedangkan untuk batuk yang disertai dengan sesak napas <batuk kering atau berdahak> bisa memilih resep sebagai berikut.

Resep 2 Obat Batuk Tradisional
Bahan:
Daun sirih......... 5 lembar
Jahe emprit....... 1 Jari tangan (kering 3,5 gr)
Adas manis......... 1/2 sendok teh
Kayu manis cina.. 1/2 jari tangan
Kayu legi............. 1/2 jari tangan
Kapulogo............. 7 biji
Kemukus............. 7 biji
Cengkih............... 7 biji
Cara meramu:
Iris tipis jahe kemudian rebus semua bahan kecuali daun sirih dalam air 4-3 gelas sampai tersisa 1 1/2 gelas.3 menit sebelum ramuan diangkat masukan daun sirih, lalu disaring.Ingat daun sirih dimasukan terakhir kali sekitar 3-4 menit sebelum api untuk merebus dimatikan.Baca Panduan Umum Dalam Meramu dan Menggunakan Obat Tradisional.
Aturan pakai:
Minum ramuan 3 x sehari @ 1/2 gelas, jika suka tambahkan madu atau air gula batu kedalamnya.

Catatan:
Saya dan keluaraga sering memakai ramuan obat batuk tradisional di atas, baik resep 1 maupun resep 2 di atas tergantung ketersediaan bahan, terkadang kalau batuknya komplikasi dengan flu berat maka paginya minum resep obat flu maka malamnya saya minum ramuan obat batuk.Jika sering menggunakannya maka kita akan tahu dosis yang pas untuk kita.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat untuk Anda.Terimakasih.

Obat Tradisional Influenza Untuk Balita

Sedih sekali rasanya kita kalau melihat buah hati yang kita sayangi kena flu atau influenza.Anak jadi hilang keceriaanya terkadang anak jadi rewel dan sering menangis.
Obat tradisional flu (influenza) yang dapat mengatasi gangguan flu (influenza) menggunakan air kelapa muda.
Berikut adalah resep obat tradisional influenza untuk balita
Bahan:
Air kelapa muda... 1/3 gelas
Madu................... 4 sendok makan
Cara meramu:

Campur kedua bahan menjadi satu dan aduk rata.
Aturan pakai:
- Bayi umur 7-11 bulan, 4 kali sehari @ 1 sendok makan.
- Anak umur 1-3 tahun, 4 kali sehari @ 1 1/2 sendok makan.
- Anak umur 4-5 tahun, 4 kali sehari @ 3 sendok makan.
Lakukan secara teratur.
Demikian tulisan kali ini.Semoga bermanfaat.

Obat Tradisional Untuk Influenza

Penyakit influenza disebabkan oleh sejenis virus dan cepat menular pada orang lain.Gejalanya influenza antara lain:
1.Hidung banyak mengeluarkan ingus (pilek), sering bersin, tenggorokan terasa kering dan haus disertai batuk serta suara serak/parau.
2. Seluruh badan terasa pegal dan linu, terutama dibagian persendian, leher terasa kaku, kepala pening, mata terasa panas dan cepat lelah.
3. Badan terasa demam, perut mual kadang muntah.Napsu makan menurun dan perut kembung.
Perawatan :
1. Banyak minum air putih dan jus buah yang mengandung vitamin C tinggi.
2. Cukup makan dan banyak istirahat, lebih bagus berikan makanan dan minuman dalam keadaan hangat.
3. Jika bersin dan batuk tutup mulutnya, jauhkan dari anak kecil/bayi.
Obat tradisional Influenza (flu) untuk mengatasi ganggauan flu menggunakan bahan daun pepaya, sambiloto, meniran dan temulawak.
Berikut adalah resep obat influenza (flu) tradisional:

Resep 1 Obat Tradisional Influenza (Flu)
Bahan :
Daun pepaya muda............ 1 lembar
Meniran............................. 2 batang
Cara meramu:
Cuci bahan dan potong kecil-kecil.Rebus bahan dalam air 3 gelas hingga tersisa 1,5 gelas.
Aturan pakai: minum ramuan dengan dosis,
Anak-anak umur 6-12 tahun minum 3 kali sehari @1/3 gelas.
Dewasa,3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Tradisional Influenza (Flu)
Bahan:
Sambiloto......... 1/2 genggam (kering 7 gr)
Meniran............ 2 batang (kering 11 gr)
Temulawak....... 1 jari tangan (kering 11 gr)
Kunyit............... 1 jari tangan (kering 11 gr)
Cara meramu:
Cuci semua bahan, kupas kunyit dan temulawak, lalu iris tipis.Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas air.Angkat lalu saring.
Aturan pakai:
- Anak umur 6-8 tahun minum 3 x sehari @ 1/4 gelas.
- Anak umur 9-12 tahun minum 3 x sehari @ 1/4 gelas.
- Dewasa minum 3 x sehari @ 1/2 gelas.

Catatan:
Saya sudah sering menggnakan obat tradisional influenza (flu) terutama kalau lagi kena flu berat, baik resep 1 maupun resep 2.Kalau ada bahannya saya lebih suka menggunakan resep 1.
Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat.Terimakasih.

Obat Tradisional Untuk Sering Kencing/Ngompol

Beser ditandai dengan sering buang air kecil dengan volume urin yang cukup banyak. Ngompol merupakan buang air kecil tidak sengaja, terutama diwaktu ketika sedang tidur malam hari. Gangguan tersebut dapat juga terjadi  pada siang hari atau ketika sedang tidak tidur karena tidak bisa menahan.

Pada anak-anak, mengompol saat tidur merupakan hal yang wajar tetapi jika terus bertahan sampai besar menandakan gangguan fisik dari saluran urin. Pada orang dewasa beser perlu diwaspadai karena bisa saja itu merupakan gejala dari diabetes mellitus.

Obat tradisional yang berkhasiat untuk mengurangi  ngompol/beser/kencing terlalu sering adalah daun jamblang atau dikenal juga dengan nama pohon duwet.

Berikut adalah resep obat herbal untuk mengurangi ngompol/kencing terlalu sering.

Bahan:
Daun jamblang/duwet..... 3 lembar
Kulit pohon jamblang...... 2 jari tangan
Kunyit............................. 1 jari tangan

Cara meramu:
Cuci semua bahan, potong kecil kulit pohon jamblang dan iris tipis kunyit.Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.

Aturan pakai:
Minum ramuan 3 kali sehari masing-masing 1/2 gelas sesudah makan.

Catatan:
Lakukan pengobatan secara teratur jika dalam 7 hari tidak ada perkembangan kemajuan minum ramuan obat tradisional ini boleh tidak dilanjutkan.Malam sebelum tidur dilatih untuk tidak banyak minum.
Tetap konsultasi ke dokter jika beser/ngompol terus menerus untuk mengetahui penyebabnya.

Demikian postingan yang "rumah obat tradisiona" bisa bagi lkali ini semoga bermanfaat bagi Anda semua, terima kasih.


Template Information

Diberdayakan oleh Blogger.

Test Footer